LIMA warga Muslim Australia menjalani sidang di Sydney dengan dakwaan merencanakan serangan teror di negara itu.
Ke lima terdakwa, menurut jaksa penuntut umum, sebagai pengikut seorang ulama radikal yang bersimpati kepada Osama bin Laden.
Kelima orang itu ditangkap polisi pada tahun 2005 dan didakwa sedang merencanakan serangan teror di wilayah Australia.
Para penuntut umum menuduh ke lima orang itu belajar membuat bom dari internet, dan mengumpulkan bahan kimia untuk membuat bahan peledak mematikan.
Polisi juga mengatakan mereka mendapatkan bahan-bahan di rumah mereka yang menyebutkan bahwa Islam sedang terancam, dan jihad dengan kekerasan sebagai kewajiban mereka.
Dalam pernyataan pembukanya, jaksa penuntut mengatakan ke lima terdakwa mempunyai bahan-bahan yang bisa menimbulkan pembunuhan tanpa pandang bulu dan pembantaian besar-besaran.
Hakim mengingatkan para juri dalam persidangan ini bahwa Australia adalah negara yang terbuka dan toleran.
oleh : 00sig03, bbc
Ke lima terdakwa, menurut jaksa penuntut umum, sebagai pengikut seorang ulama radikal yang bersimpati kepada Osama bin Laden.Kelima orang itu ditangkap polisi pada tahun 2005 dan didakwa sedang merencanakan serangan teror di wilayah Australia.
Para penuntut umum menuduh ke lima orang itu belajar membuat bom dari internet, dan mengumpulkan bahan kimia untuk membuat bahan peledak mematikan.
Polisi juga mengatakan mereka mendapatkan bahan-bahan di rumah mereka yang menyebutkan bahwa Islam sedang terancam, dan jihad dengan kekerasan sebagai kewajiban mereka.
Dalam pernyataan pembukanya, jaksa penuntut mengatakan ke lima terdakwa mempunyai bahan-bahan yang bisa menimbulkan pembunuhan tanpa pandang bulu dan pembantaian besar-besaran.
Hakim mengingatkan para juri dalam persidangan ini bahwa Australia adalah negara yang terbuka dan toleran.
oleh : 00sig03, bbc